Diruma, Wallpaper Dinding Rumah Untuk Anda!!!

Cara Merawat Wallpaper Dinding agar Lebih Awet!!! Dijamin Work 100%, Selama ini anda merasakan membeli wallpaper dinding terasa tidak awet dan mudah megelupas ikuti tips dan trick ini agar anda bisa tahu bagaimana cara merawat wallpaper dinidng yang baik dan benar. Sehingga wallpaper dinding yang anda gunakan bisa bertahan lama. berikut tips dan trick dari kami.

  1. Pastikan Permukaan Dinding Kering Agar Wallpaper Melekat

Dinding harus kering, bebas kotoran dan debu sebelum wallpaper dipasang.

Anda tak perlu susah memasang wallpaper sendiri, serahkan saja pada ahlinya / kepada tim kami agar wallpaper terpasang rapi. Namun perlu diketahui juga, bila ingin wallpaper menempel sempurna jika dinding dalam keadaan kering. Maka perlu diperhatikan kondisi kelembapan dinding anda. Beberapa bagian dinding yang lembap, maka berisiko terjadinya gelembung saat wallpaper sudah terpasang. Hal ini tentu akan membuat wallpaper mudah rusak.

Untuk menghindari ini, perlu anda bisa melapisi dinding dengan cat khusus anti lembap dan memastikan dinding benar-benar kering sebelum dan saat pemasangan wallpaper berlangsung. Pastikan dinding dalam keadaan bersih tanpa debu dan kotoran agar wallpaper menempel dengan baik.

  1. Cek Kebocoran Atap Di Atas Wallpaper

Hati-hati! Air dari atap bocor, rembesan dinding dan udara lembap memicu wallpaper berjamur dan mudah mengelupas.

Hal ini sering terlupakan padahal banyak kejadian wallpaper jadi cepat terkelupas karena sering terkena air dari atap yang bocor. Tentu saja tak mau wallpaper kesayangan jadi cepat rusak, bukan? Untuk itu sangat penting memastikan atap Anda dalam kondisi baik.

Perhatikan pula rembesan dinding dari sisi luar. Terutama untuk dinding yang berdampingan dengan dinding kamar mandi atau sisi luar rumah yang sering terguyur air hujan. Rembesan ini tak hanya membuat wallpaper mudah mengelupas tetapi juga berjamur! Solusinya, Anda bisa melapisi setiap sisi dinding dengan cat waterproof dan anti jamur sebelumnya agar wallpaper anda tahan lama. Selain itu, perhatikan pula sirkulasi udara dalam ruangan. Karena udara yang lembap memicu munculnya jamur pada wallpaper Anda.

  1. Jangan Menggunakan Spons Basah Untuk Wallpaper Kertas

Kain lembut atau kaos bekas bisa jadi andalan untuk menghalau debu dari wallpaper kertas.

Wallpaper dari kertas harganya lebih murah ketimbang bahan lainnya. Namun karena terbuat dari bahan kertas, tentu saja bahan ini mudah robek bila tak tepat perawatannya. yang perlu diperhatikan, jangan menggunakan spons basah untuk membersihkannya.

Cukup seka perlahan dengan kain lembut atau kaos bekas. kamu bisa membalut kain pada sapu atau tongkat untuk memudahkan proses membersihkan wallpaper.

  1. Gunakan Perasan Jeruk Nipis Dan Air Hangat Untuk Noda Membandel Pada Wallpaper Vinyl

Saat wallpaper terkena noda, bersihkan wallpaper agar tak terlihat kusam.

Wallpaper berbahan vinyl atau akrilik bisa lebih tahan lama dibanding dengan wallpaper kertas. Wallpaper vinyl harganya juga terjangkau dan sangat tahan lama. Bahkan dengan perawatan yang tepat, bisa awet hingga 10-20 tahun.

Sangat menyenangkan dimana wallpaper vinyl mudah dibersihkan dan bisa dicuci. Caranya gunakan spons lembut dan basahi spons dengan campuran air hangat dan sabun lembut. Bila ada noda membandel seperti cipratan minyak atau bumbu lainnya, jangan tunda lama! Segera bersihkan bagian yang bernoda.

Bila noda sulit hilang, kamu bisa membersihkannya dengan perasan jeruk nipis, tunggu beberapa saat kemudian bilas dengan spons pembersih dan jangan gunakan spons kasar karena dapat mengakibatkan merusak permukaannya. Karena sifatnya yang mudah dibersihkan ini, jenis cocok digunakan untuk ruang tamu, ruang bermain anak, dapur, bahkan kamar mandi.

  1. Wallpaper Serat Alami Harus Sering Dibersihkan Agar Debu Tak Semakin Tebal

Wallpaper serat alami bersifat antiseptik dan anti lumut.

Nilai tambah dari wallpaper serat alami yang biasanya terbuat dari pohon bambu dan kelapa ini adalah anti lumut dan bersifat antiseptik sehingga mampu membunuh beberapa jenis kuman. Sayangnya, harganya pun tinggi dan bila dibandingkan dengan wallpaper lainnya, wallpaper serat alami ini lebih sulit dibersihkan karena memiliki celah yang bisa membuat debu bersarang.

Tipsnya adalah bersihkan sesering mungkin menggunakan kain lembap, agar debu tak semakin tebal hingga semakin sulit untuk dibersihkan. Anda juga bisa menggunakan bantuan vacuum cleaner untuk menghalau debu-debu ringan yang menempel.

Jangan menggunakan wallpaper jenis ini pada ruangan dengan tingkat kelembapan tinggi seperti kamar mandi dan kamar di lantai bawah. Tidak cocok pula digunakan pada dapur karena berisiko terkena bahan makanan yang sulit untuk dibersihkan.

  1. Menggunakan Vacuum Cleaner Agar Wallpaper Kain Anda Selalu Kinclong

Wallpaper kain yang menambah kesan mewah ruangan ternyata sangat mudah dibersihkan.

Dinding berlapis wallpaper yang terbuat dari kain memang menambah kesan mewah sebuah ruangan. Wallpaper yang biasanya terbuat dari kain sutra, katun, linen dan bahkan bulu-bulu ini mampu menciptakan efek cantik nan elegan pada kamar tidur atau ruangan khusus lainnya di rumah Anda. Sesuai dengan harganya yang melejit, wallpaper kain didesain tahan api, tahan noda, kualitas isolasi yang baik dan tentu saja mudah dibersihkan.

Untuk merawatnya, Anda bisa menggunakan vacuum cleaner seperti hendak membersihkan karpet atau sofa. Selain itu, apabila terkena noda yang sulit dibersihkan, cukup gunakan air hangat yang dicampur dengan sabun lembut. Sikat perlahan dengan bagian yang terkena noda dan noda pun cepat hilang. Pastikan Anda memilih bulu sikat yang halus agar kain tidak rusak.

  1. Kain Lembap Penghalau Debu Untuk Wallpaper Embossed

Wallpaper embossed menciptakan aksen dramatis pada dinding rumah.

Wallpaper embossed atau motif timbul biasanya digunakan untuk menutupi dinding yang rusak atau tidak halus. Meski demikian, ada pula yang ingin menggunakannya pada dinding yang baik karena ingin menciptakan aksen yang lebih dramatis dan artistik pada dinding rumah.

Terbuat dari bahan tebal diberi nama heavy duty dan memiliki lapisan linen di bagian belakangnya, memungkinkan wallpaper ini diberi lapisan cat setelah dipasang pada dinding.

Jadi, Anda bisa mengganti warna dinding yang telah dilapisi wallpaper tanpa mengelupas wallpaper. kamu akan serasa memiliki wallpaper baru dengan budget yang lebih hemat. Kekurangannya adalah membutuhkan waktu pemasangan lebih lama dan sulit untuk melepaskannya kembali dari dinding.

Karena motif yang rumit dan mengandung unsur geometris seperti garis, kotak maupun lekukan-lekukan, sebaiknya aplikasikan wallpaper embossed pada satu bagian dinding saja. Untuk bagian lainnya, beri cat dengan palet warna yang senada dengan warna wallpaper. Trik ini untuk menambah kesan luas dan bersih pada ruangan Anda.

Sedangkan untuk merawat wallpaper jenis ini, gunakan kain lembap dan bersihkan dengan seksama agar debu tak menempel pada bagian motif timbulnya.

Setelah tahu tips dan triknya, ternyata tidak sulit memilih dan merawat wallpaper agar awet dan tahan lama. Bila Anda butuh tips lain seputar wallpaper dinding , silakan cek info. Dan bila Anda sedang mencari hunian baru, simak infonya